Sabtu, 06 Juni 2015

Kompetensi dan Praktik Profesional Bidan

KOMPETENSI DAN PRAKTIK PROFESSIONAL BIDAN

Contoh kasus-kasus tentang kompentensi dan praktik professional seorang bidan :
1.      Asuhan Selama Persalinan.
Asuhan selama persalinan bertujuan untuk memberi asuhan yang memadai selama kehamilandalam upaya mencapai pertolongan yang bersih dan aman dengan memberikan aspek sayang ibu dan bayi.
            Contoh :
            Dalam masa kehamilan akhir bidan menjelaskan kepada ibu tentang tanda-tanda dimulainya persalinan seperti : perut terlihan melebar, perasaan sering kencing (polikisuria) karena kandung kemih tertekan oleh bagian  bawah janin, perasaan sakit diperut dan pinggang karena kontraksi otot rahin, terjadi pengeluaran lendir dimana lendir penutup serviks dilepaskan dan lain-lain. Penjelasan ini bertujuan agar ibu dapat mengetahui dan mengatasi/mengendalikan ketidak nyamanan yang mereka alami.
2.      Asuhan Pada Ibu Nifas dan Menyusui.
Asuahn pada ibu nifas dan menyusui bertujuan untuk menjaga kesehatan ibu dan bayinya baik secara fisik maupun psikologis.
            Contoh :
                                    Bidan memberikan kepada ibu tentak tekhnik menyusui yang benar serta menjelaskan masalah-masalah yang sering terjadi saat menyusui, seperti : pembengkakan payudara, puting susu lecet, puting susu masuk dan lain-lain. Selain itu bidan juga menjelaskan tentang kebutuhan nutrisi ibu agar ibu dapat menjaga asupan nutrisinya sehingga ibu dapat menghasilkan ASI secara maksimal.
3.      Asuhan Bayi Baru Lahir.
Asuhan bayi baru lahir merupakan asuhan yang diberikan pada bayi baru lahir sehat sampai bayi berusia satu bulan.
Contoh :
                        Pembuangan kolostrum. Sebagian besar masyarakat sering membuang kolostrum dengan alasan bahwa kolostrum merupakan ASI basi yang sudah lama karena kolostrum berwarna lebih kuning dan lebih kental, ada juga yang beranggapan jika kolostrum dapat menyebabkan diare pada bayi.  Padahal pada kolostrum terkadung zat-zat gizi, zat kekebalan tubuh dan nutrisi yang tinggi. Salah satu manfaat kolostrum adalah sebagai zat imunitas(zat kekebalan) yang ditransfer langsung oleh ibu kebapa bayinya.


4.      Asuhan Pada Bayi dan Balita.
Asuhan pada bayi dan balita merupakan asuhan yang dilakukan bidan pada bayi dan balita dalam keadaan sehat dari usia dua bulan sampai lima tahun.
Contoh :
                        PemberianASI eksklusif selama 6 bulan untuk memenuhi 100% kebutuhan bayi. Dari usia 6-12 bulan ASI merupakan makanan utama bayi karena dapat memenuhi 60-70% kebutuhan bayi, dalam usia ini bayi sudah boleh diberi makanan padat yang dilunakkan sebagai makanan pendamping ASI. Di atas usia 12 bulanASI memenuhi 30% kebutuhan bayi dan makanan padat sedah menjadi makanan utama. Namun ASI tetap dianjurkan pemberiannta sampai paling kurang 2 tahun.

5.      Komunitas Kebidanan.
Komunitas kebidanan bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan kepada masyarakat, baik individu, keluarga dan kelompok, yang bertujuan sebagai upaya kesehatan keluarga sehingga terwujud keluarga kecil, sehat, bahagia dan sejahtera.
            Contoh :
                                    Bidan memberikan penyuluhan tentang kehamilan, persalinan, nifas, keluarga berencana, perawatan bayi, gizi dan lain-lain. Selain itu bidan melaksanakan bimbingan dan pembinaan terhadap tenaga kesehatan lainnya yang juga bekerja dalam pelayanan kebidanan dengan kemampuan yang lebih rendah, contohnya bimbingan kepada dukun bayi.
6.      Asuhan Pada Wanita/Ibu Dengan Gangguan Reproduksi.
Contoh :

            Jika datang seorang pasien dengan gangguan infeksi saluran kencing, bidan segera memeriksa urin pasien dan menganalisa gejala-gejala lainnya seperti rasa nyeri saat buang air kecil, kesulitan saat buang air kecil, warna urin  dan bau urin yang menyengat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar